Berita


Upaya Pengurangan Limbah Plastik Melalui Daur Ulang Menjadi Produk Fungsional

  Selasa (1/9/26) berlangsung kegiatan pelatihan keterampilan pengolahan limbah plastik, yakni galon bekas yang disulap menjadi tempat sampah dan wadah pojok resik, serta tutup botol bekas yang diubah menjadi kalender bernilai guna dan ekonomis, ditujukan bagi warga belajar SPNF SKB Klaten. Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta dari Program Studi Pendidikan Nonformal. Hana Winarsi Anna Tasya, selaku penanggung jawab sekaligus pelaksana program, menyampaikan bahwa kegiatan ini digagas sebagai langkah nyata pengurangan limbah plastik melalui proses daur ulang, sekaligus merupakan implementasi dari Sustainable Development Goals (SDGs) 12, yaitu Responsible Consumption and Production.

     Acara dibuka dengan pemaparan tujuan kegiatan dan penyampaian materi, dilanjutkan dengan pengenalan alat, bahan, serta tahapan daur ulang galon bekas dan tutup botol oleh Mahasiswa PK UNY. Usai pemaparan materi, peserta kemudian dibagi ke dalam beberapa kelompok. Satu kelompok memperoleh demonstrasi mengenai cara membersihkan, menyortir, memotong, dan membentuk galon bekas menjadi tempat sampah serta wadah pojok resik, sedangkan kelompok lainnya memperoleh demonstrasi mengenai cara membersihkan, menyortir, menyusun, dan menempelkan tutup botol bekas menjadi kalender, hingga tahap akhir berupa pengecatan dan penambahan hiasan agar hasil produk tampak lebih menarik dan fungsional.

   Selanjutnya, seluruh peserta mempraktikkan keterampilan tersebut secara mandiri dengan didampingi oleh Mahasiswa PK UNY. Antusiasme tinggi tampak dari para peserta sepanjang kegiatan berlangsung. Kreativitas mereka tersalurkan melalui berbagai desain tempat sampah, wadah pojok resik, maupun susunan tutup botol pada kalender yang dibuat. Setelah tahap pembentukan dan penyelesaian akhir rampung, seluruh hasil karya dievaluasi bersama, dengan memberikan catatan terkait kerapian, kekuatan, serta kualitas produk yang dihasilkan.

   Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pengalaman belajar berbasis keterampilan pengelolaan lingkungan sekaligus menambah pengetahuan dan kecakapan baru. Kemampuan mendaur ulang limbah galon dan tutup botol menjadi produk fungsional diharapkan dapat menjadi solusi kreatif dalam menekan pencemaran plastik, sekaligus menghasilkan sarana kebersihan dan produk kreatif yang bermanfaat serta berpeluang memberikan nilai ekonomis bagi masyarakat.

Artikel